Dampak Pencemaran Udara

5 Dampak Pencemaran Udara bagi Manusia dan Lingkungan

Penyelesaian dari masalah pencemaran udara memerlukan usaha bersama antara Pemerintah, Industri, dan Masyarakat. Karena dampak pencemaran udara akan mengganggu Kesehatan manusia dan hewan, serta masalah pada tumbuhan. Setiap tahun polusi udara bertanggungjawab atas kematian 7 juta manusia di seluruh dunia. Ada banyak dampak yang ditimbulkan dari pencemaran udara.

Pencemaran udara banyak muncul di kota-kota besar, dimana emisi dari berbagai sumber terkonsentrasi. Polusi udara menjadi kontributor dalam perubahan iklim. Pencemaran yang ditimbulkan dari karbon dioksida dan gas metana meningkatkan suhu bumi.

Dampak Pencemaran Udara

Ada banyak dampak yang ditimbulkan dari polusi udara. Sehingga hal ini perlu dijaga oleh industri dan pihak-pihak lain untuk menjaga kondisi udara agar terhindar dari polusi yang membahayakan lingkungan.

Kesehatan Manusia

Efek pertama yang paling penting dari pencemaran udara adalah Kesehatan manusia itu sendiri. Salah satu penyakit yang muncul akibat permasalahan udara adalah penyakit paru-paru dan pernafasan lainnya.

Di Amerika Serikat sekitar 40 ribu orang Meninggal akibat dari pencemaran udara yang terjadi di Negara tersebut. Sedangkan, salah satu Negara Asia yang memiliki Penduduk terpadat, India bertanggung jawab atas 500 ribu kematian setiap tahunnya. Kematian tersebut, disebabkan oleh partikel yang dihirup manusia.

Efek pada tubuh manusia berdasarkan dengan durasi paparan dan jenis konsentrasi partikel atau bahan kimia. Masalah Kesehatan yang ditimbulkan seperti pneumonia dan bronkitis. Efek pada jangka Panjang gangguan pernapasan kronis, penyakit jantung, kanker paru-paru, bahkan kerusakan serius pada hati, ginjal, saraf, dan otak.

Polutan di udara juga berdampak pada paru-paru anak yang sedang tumbuh serta dapat memperparah kondisi bagi orang lanjut usia.

Baca Juga: Emisi Debu Jatuh di Jakarta Semakin Mengkhawatirkan, Salah Siapa?

Eutrofikasi

Eutrofikasi adalah kondisi air seperti danau, sungai, dan laut mendapatkan pengayaan nutrisi dan bahan organik karena bersumber dari nitrat dan fosfor. Akibatnya, mendorong pertumbuhan tanaman dan alga yang cukup padat.

Sumber penyebab eutrofikasi ini adalah hujan. Hujan membawa senyawa kimia akibat dari pencemaran udara ke dalam air. Sehingga senyawa tersebut mengendap dan menyebabkan pertambahan nutrisi di dalam air.

Akibatnya, bahan organik yang tersedia menghabiskan lebih banyak oksigen di dalam air yang menyebabkan kematian kehidupan hewan dalam air.

Hujan Asam

Hujan asam merupakan hujan yang turun dengan pH air rendah dan memiliki sifat asam. Penyebab munculnya hujan asam adalah polusi udara dari kegiatan industri, kendaraan bermotor, dan pembangkit listrik. Dampak dari hujan asam, benda yang terkena akan mengalami pengikisan akibat korosi.

Mengutip dari National Geographic, Hujan asam yang turun membawa senyawa sulfur dioksida dan nitrogen dioksida yang membuat air hujan memiliki pH rendah.

Ketika hujan asam ini mengendap di suatu wilayah, maka menyebabkan kerusakan lingkungan yang serius dan juga membunuh kehidupan di dalam air, hewan, pohon, dan tanaman. Selain itu, hasil hujan asam juga menimbulkan berbagai penyakit bagi manusia.

Ozon Permukaan Tanah

Ozon Permukaan Tanah adalah ozon yang melapisi bagian atas atmosfer. Jenis ozon ini bukanlah ozon yang baik untuk bumi. Ozon jenis ini diciptakan dari reaksi kimia Nitrogen Oksida (NOx) dan senyawa volatile organic (VOC).

Ketika ozon ini bereaksi dengan sinar matahari, akhirnya menciptakan ozon permukaan tanah. Sumber dari ozon permukaan tanah adalah :

  • Emisi kendaraan bermotor
  • Pembangkit Listrik
  • Sumber pembakaran
  • Emisi industri
  • Pabrik Kimia
  • Asap tembakau
  • Kebakaran hutan

Ozon di permukaan tanah ini menjadi penyebab perubahan iklim dan pemanasan global. Menghirup ozon ini menyebabkan gangguan pada Kesehatan, terutama anak-anak, lansia, dan penderita penyakit paru-paru, bronkitis kronis, dan asma.

Efek Lainnya

Dampak pencemaran udara bagi lingkungan

Source: Nrdc.org

Dampak pencemaran udara selain mengganggu Kesehatan manusia dan hewan serta merusak lingkungan dan tumbuh-tumbuhan, pencemaran udara akan mempengaruhi lingkungan. Salah satunya adalah menghitamnya bangunan di kota-kota besar, meskipun kota tersebut jauh dari pusat emisi industri dan pembangkit.

Menghitamnya bangunan, juga disebabkan oleh emisi pada knalpot mobil, bus, dan kereta api. Biasanya diperlukan pengecatan ulang dari waktu ke waktu, dan cat tersebut menghasilkan emisi kimia. Knalpot kendaraan juga menjadi penyumbang hujan asam yang membuat pelapukan bangunan, korosi logam, dan pengelupasan cat pada permukaan.

Bagaimana Mengurangi Dampak Pencemaran Udara

Mengurangi dampak pencemaran udara bisa dilakukan dengan solusi jangka Panjang maupun jangka pendek. Tetapi pada dasarnya, untuk mengurangi pencemaran lingkungan perlu adopsi teknologi-teknologi ramah lingkungan.

Selain itu, perlu adanya regulasi yang akan membantu industri atau pemilik kendaraan bermotor melakukan pengujian mengenai emisi yang dikeluarkan.

Bagaimana proses pengujian? Untuk pengujian industri, Anda perlu melakukan uji Analisa baku mutu sumber tidak bergerak atau bergerak untuk memastikan bahwa emisi yang dikeluarkan benar-benar aman terhadap lingkungan.

Untuk melakukan uji Analisa, Anda bisa melakukannya dengan menggandeng Laboratorium Lingkungan seperti PT Advance Analytics Asia (A3) Laboratories yang sudah mendapatkan sertifikat akreditasi untuk melakukan pengujian emisi industri. Dapatkan penawaran khusus uji dan Analisa baku mutu industri setelah membaca artikel ini.

Tinggalkan Balasan