Site icon Laboratorium Lingkungan Terakreditasi

Apa Itu TDS dan Mengapa Penting dalam Pengujian Air?

Ilustrasi pengukuran TDS (Total Dissolved Solids) dalam air menggunakan TDS Meter

Air minum yang sedang diukur kadar TDS-nya menggunakan alat TDS Meter untuk mengetahui kualitasnya.

Air adalah sumber kehidupan. Namun, tidak semua air aman untuk digunakan, baik untuk minum, produksi, maupun pembuangan limbah. Salah satu parameter penting dalam menilai kualitas air adalah TDS. Artikel ini akan membahas secara sederhana apa itu TDS, bagaimana cara mengukurnya, dan mengapa penting bagi perusahaan maupun masyarakat.

Apa Itu TDS?

TDS adalah singkatan dari Total Dissolved Solids atau dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai Total Padatan Terlarut. TDS menunjukkan jumlah total zat padat anorganik dan organik yang terlarut dalam air, baik itu mineral, garam, logam, maupun senyawa organik. Semakin tinggi nilai TDS, semakin banyak zat yang terkandung di dalam air.

Apa Saja yang Termasuk dalam TDS?

TDS mencakup berbagai zat seperti: – Kalsium (Ca)Magnesium (Mg)Natrium (Na)Kalium (K)Klorida (Cl-)Sulfat (SO4)Besi (Fe)Mangan (Mn)Senyawa organik terlarut

Sumber TDS bisa berasal dari: – Alam (batuan, tanah) – Limbah industri – Air limbah domestik

Bagaimana Cara Mengukur TDS?

Pengukuran TDS umumnya menggunakan TDS Meter (Konduktivitas Listrik) 

Berapakah Baku Mutu TDS di Indonesia?

Baku mutu TDS berbeda-beda tergantung jenis air dan peruntukannya:

Jika nilai TDS melebihi baku mutu, air tersebut bisa berdampak buruk bagi lingkungan maupun kesehatan.

Dampak TDS Tinggi bagi Lingkungan & Kesehatan

Mengapa Perusahaan Harus Melakukan Uji TDS?

PT Advanced Analytics Asia Laboratories (lab.id) menyediakan layanan pengujian TDS dan parameter lingkungan lainnya dengan standar akreditasi KAN.

Hubungi tim kami sekarang untuk konsultasi gratis dan penawaran khusus.

Exit mobile version